Kamis, 10 September 2015

LOVE

Dandra..
itu nama yang aku suka. Dalam penulisan cerita singkat ini, akan dibahas bagaimana karakter tokoh.




Dandra..


Seorang gadis yang tumbuh dengan penuh kasih dan harapan. Dia anak yang paling disayang diantara saudaranya karena kecerdasan dan kemampuan komunikasi dan pergaulannya di kalangan remaja. Kelembutan dan tanggung jawabnya dia pikul sebagai inspirasi setiap langkah aktivitasnya.


…….


Hari kelahiran pun datang.. gadis itu sekarang berusia 21 tahun. Dia merayakan dengan meluangkan banyak waktu bersama dengan keluarga. Roller bread dan lalapan ayam menjadi santapan harmonis malam itu.. dia berharap setiap nafas dan langkahnya adalah seirama dengan harapan kedua orang tua dandra..


..….


Usia mungkin bisa menggambarkan karakter dan kepribadian seseorang… dandra bermimpi bisa menjadi seorang dokter. Impian itu belum didapatnya sampai sekarang..


Dalam perjalanan pendidikan dan karirnya, dia juga pernah bergelut dalam dunia cinta. Dunia itu membutakan mimpinya.


Cinta..
Dandra sangat menyukai kata indah itu..
Cinta berselimut kasih dan curahan kata sayang yang menarik hati
Dandra tak berkutik dan terkesan pasrah dengan pengagumnya “kekasihnya”
Perlahan Dandra mengerti dan mengenal cinta dari kekasihnya..
Kepercayaan, kejujuran, dan emosi Dandra terkontrol dengan saling berkomunikasi..
Pelangi harian Dandra mulai terlengkapi..
Senyuman.. keceriaan lebih terpancar terfokus untuk kekasihnya..
Dandra mulai terlena dan berharap lebih..
Namun harapan itu…
...........
Harapan Dandra pupus karena perdebatan hebat
Pertengkaran karena kelalaian Dandra
Dandra tak menyadari efek terburuk itu…
Semenjak senja pertemuan terakhir itu
Dandra tak lagi terlihat bertemu dengan kekasihnya..


……


Sang Surya mulai menampakkan diri, Doa dan harapan tumbuh bersama..

Dandra tak lagi mengenal cinta. Kesendirian Dandra terlengkapi dengan kehadiran teman dan sahabat baru di bangku kuliah.


………….Di semester terakhir Dandra


saat mau pulang, seorang lelaki dengan penuh kasih meminta kesediaan Dandra hadir dalam Hari spesialnya. Dandra tak merespon karena luka akan cinta itu tiba2 terlintas di benak Dandra. Dari kesan Dandra, akhirnya lelaki itu menyerahkan sepucuk surat undangan dan Dandra menerimanya.


Dandra langsung bergegas pulang tanpa membuka surat itu. Setiba dirumah Dandra mulai membaca surat undangan.


Dan hanya tertulis


“Nama kamu Dandra..
Dan aku mulai menyukaimu semenjak aku melihat kamu tersenyum..
Aku  sudah lama mengagumi pesonamu..


Pekan besok aku tunggu kamu di Dhe Coffee jam 5 sore

Salam. Kevaro”
…………….


Jelang pekan, Dandra menerima sebuah paket
Sebuah gaun dan sepatu cantik sesuai ukuran Dandra..
Dan dalam paket terselip kata.

“aku berharap kamu bersedia menganakan nya.
Kamu pasti terlihat cantik
Salam, Kevaro”
Sontak Dandra tercengang. Dan mulai terpikir “Bagaimana dia bisa tau warna, ukuran dan …..??”


Siapa dia sebenernya sih …?”

…………..

Sore menjelma..
Dandra mulai bersiap untuk menemui Kevaro sesuai undangan yang diterimanya waktu itu..
Dan …..

Tuk tuk tuk…
Ada tamu dirumah dandra
Bergegas dandra membuka pintu dan ………..
Dibalik pintu itu ada sosok pria dengan badan terbalik meminta dandra berangkat bersamanya..


Dandra,,,,,
Mama dandra memanggil dan menanyakan siapa tamunya dan kenapa tidak dipersilahkan masuk?
Iya maa…
Dandra mulai persilahkan masuk dan berbisik pada ibunya bahwa dandra baru bertemu dengannya,.
Dandra dan lelaki itu berpamit ke ibu Dandra dan pergi..
Dan Dandra berjalan dibelakangnya..
langkah Dandra terhenti saat lelaki itu berbalik dan berkata “namaku Kevaro” (disertai jabat tangan)
dandra masih mencoba mengingat apakah pernah bertemu sebelumnya atau enggak di area kampus…


…………….




To be continue……………… piece..