Dandra..
itu nama yang aku suka. Dalam penulisan cerita
singkat ini, akan dibahas bagaimana karakter tokoh.
Dandra..
Seorang gadis yang tumbuh dengan penuh kasih dan
harapan. Dia anak yang paling disayang diantara saudaranya karena kecerdasan
dan kemampuan komunikasi dan pergaulannya di kalangan remaja. Kelembutan dan
tanggung jawabnya dia pikul sebagai inspirasi setiap langkah aktivitasnya.
…….
Hari kelahiran pun datang.. gadis itu sekarang
berusia 21 tahun. Dia merayakan dengan meluangkan banyak waktu bersama dengan
keluarga. Roller bread dan lalapan ayam menjadi santapan harmonis malam itu..
dia berharap setiap nafas dan langkahnya adalah seirama dengan harapan kedua
orang tua dandra..
..….
Usia mungkin bisa menggambarkan karakter dan
kepribadian seseorang… dandra bermimpi bisa menjadi seorang dokter. Impian itu
belum didapatnya sampai sekarang..
Dalam perjalanan pendidikan dan karirnya, dia
juga pernah bergelut dalam dunia cinta. Dunia itu membutakan mimpinya.
Cinta..
Dandra sangat menyukai kata
indah itu..
Cinta berselimut kasih dan
curahan kata sayang yang menarik hati
Dandra tak berkutik dan
terkesan pasrah dengan pengagumnya “kekasihnya”
Perlahan Dandra mengerti dan
mengenal cinta dari kekasihnya..
Kepercayaan, kejujuran, dan
emosi Dandra terkontrol dengan saling berkomunikasi..
Pelangi harian Dandra mulai
terlengkapi..
Senyuman.. keceriaan lebih
terpancar terfokus untuk kekasihnya..
Dandra mulai terlena dan
berharap lebih..
Namun harapan itu…
...........
Harapan Dandra pupus karena
perdebatan hebat
Pertengkaran karena kelalaian
Dandra
Dandra tak menyadari efek
terburuk itu…
Semenjak senja pertemuan
terakhir itu
Dandra tak lagi terlihat
bertemu dengan kekasihnya..
……
Sang Surya mulai menampakkan diri, Doa dan harapan tumbuh bersama..
Dandra tak lagi mengenal cinta. Kesendirian Dandra
terlengkapi dengan kehadiran teman dan sahabat baru di bangku kuliah.
………….Di semester terakhir Dandra
saat mau pulang, seorang lelaki dengan penuh
kasih meminta kesediaan Dandra hadir dalam Hari spesialnya. Dandra tak merespon
karena luka akan cinta itu tiba2 terlintas di benak Dandra. Dari kesan Dandra,
akhirnya lelaki itu menyerahkan sepucuk surat undangan dan Dandra menerimanya.
Dandra langsung bergegas pulang tanpa membuka
surat itu. Setiba dirumah Dandra mulai membaca surat undangan.
Dan hanya tertulis
“Nama kamu Dandra..
Dan aku mulai menyukaimu semenjak aku melihat
kamu tersenyum..
Aku sudah
lama mengagumi pesonamu..
Pekan besok aku tunggu kamu di Dhe Coffee jam 5 sore
Salam. Kevaro”
Jelang pekan, Dandra menerima sebuah paket
Sebuah gaun dan sepatu cantik sesuai ukuran
Dandra..
Dan dalam paket terselip kata.
“aku berharap kamu bersedia menganakan nya.
Kamu pasti terlihat cantik
Salam, Kevaro”
Sontak Dandra tercengang. Dan mulai terpikir
“Bagaimana dia bisa tau warna, ukuran dan …..??”
Siapa dia sebenernya sih …?”
…………..
Sore menjelma..
Dandra mulai bersiap untuk menemui Kevaro sesuai
undangan yang diterimanya waktu itu..
Dan …..
Tuk tuk tuk…
Ada tamu dirumah dandra
Bergegas dandra membuka pintu dan ………..
Dibalik pintu itu ada sosok pria dengan badan
terbalik meminta dandra berangkat bersamanya..
Dandra,,,,,
Mama dandra memanggil dan menanyakan siapa tamunya
dan kenapa tidak dipersilahkan masuk?
Iya maa…
Dandra mulai persilahkan masuk dan berbisik pada
ibunya bahwa dandra baru bertemu dengannya,.
Dandra dan lelaki itu berpamit ke ibu Dandra dan
pergi..
Dan Dandra berjalan dibelakangnya..
langkah Dandra terhenti saat lelaki itu berbalik
dan berkata “namaku Kevaro” (disertai jabat tangan)
dandra masih mencoba mengingat apakah pernah
bertemu sebelumnya atau enggak di area kampus…
…………….
To be continue……………… piece..